Sintang, Warta Ahmadiyah – Jemaat Ahmadiyah Balaigana menjadi tuan rumah Ijtima Waqf e nau Kalimantan Barat 2026 yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026.
Kegiatan ini diikuti anak-anak Waqf e nau , para orangtua, para mubaligh, serta pengurus jemaat dari tiga wilayah Kalimantan Barat dalam suasana khidmat dan penuh antusiasme.
Mengusung tema ‘Menghidupkan Kembali Ruh Waqaf dan Pengkhidmatan Waqf e nau , ijtima menjadi momentum penguatan nilai pengabdian, pembinaan spiritual, dan peran keluarga dalam tarbiyat generasi sejak dini.
Baca juga: Ketua Jemaat Ahmadiyah Citeguh Perkuat Forum Kerukunan Antar Umat Tenjowaringin
Selain menjadi ajang silaturahmi dan penguatan persaudaraan, peserta mengikuti berbagai perlombaan ruhani, seperti adzan, nazm, dan hafalan surah-surah pendek Al-Quran.
Kegiatan juga diisi materi parenting bagi orangtua, pembekalan keislaman, serta tarbiyat Waqf e nau untuk membentuk karakter spiritual dan kedisiplinan generasi muda.
Pembina Waqf e nau Ahmadiyah Kalbar, Mln. Abdul Nasir, menekankan pentingnya menjaga spirit Ijtima dalam kehidupan jemaat.
Baca juga: Haul Gus Dur Jadi Ruang Inklusif, Jemaat Ahmadiyah Rasakan Toleransi Nyata di Tasikmalaya
Ia mengajak para waqafeen dan waqeefat untuk selalu siap hadir dan menjadi garda terdepan dalam setiap kegiatan waqf e nau.
Dalam pembukaan, Mln. Ahmad Salam, Mubda Kalbar 3 sekaligus waqafeen, menegaskan bahwa penanaman ruh waqaf harus dimulai sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan, dengan peran orangtua sebagai faktor utama keberhasilan tarbiyat.
Baca juga: Kolaborasi Jemaat Ahmadiyah dan NU di Ciamis Hadirkan Pengobatan Gratis
Ketua Panitia Ijtima Waqf e Nau, Karsono, berharap kegiatan ini menjadi investasi spiritual bagi masa depan generasi waqf e nau.
Ia mendorong orangtua untuk terus mendampingi anak-anak agar tumbuh sebagai pribadi yang taat kepada jemaat dan Nizam Khilafat, serta siap berkhidmat kepada Islam dan Jemaat.
Perwakilan orangtua menyampaikan kesan positif terhadap pelaksanaan Ijtima. Mereka menilai kegiatan ini tidak hanya memperkuat pembinaan spiritual anak-anak, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan ruang berbagi pengalaman dalam mendidik generasi
Acara ditutup dengan kata sambutan dan doa oleh Mln. Sajid Ahmad Sutikno, Mubda Kalbar 2, yang menegaskan pentingnya menjaga ruh waqaf dan semangat pengkhidmatan dalam kehidupan generasi Waqafe Nou.
Ijtima Waqf e nau Kalbar 2026 menjadi ruang pembinaan karakter dan ruh pengabdian yang diharapkan melahirkan generasi Waqf-e-nau yang tangguh dan siap berkhidmat bagi Islam dan jemaat. *
Kontributor: Sajid Ahmad S
Editor: Talhah Lukman A