Prof Alimatul Qibtiyah membagikan refleksi personalnya sejak masa kuliah di UIN Sunan Kalijaga hingga pengalaman mengikuti Jalsah Salanah di Inggris pada 2024 dan berdialog langsung dengan Khalifah ke-5 Jemaat Ahmadiyah.
Sementara itu, Dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Zainal Abidin Bagir menilai Jemaat Ahmadiyah berhasil bertahan dari berbagai bentuk persekusi dan kini aktif membela kelompok marginal lainnya.
Adapun Pendeta Yunarso Rusandono menekankan pentingnya dialog serta kerja sama lintas iman untuk membangun masyarakat yang damai dan inklusif.
Panitia juga membuka akses pengajuan buku bagi peserta guna memperluas diseminasi pengetahuan tentang keberagaman dan kemanusiaan di Indonesia. *
Kontributor: Mira Tsurayya Basalamah
Editor: Talhah Lukman A