Purwakarta, Warta Ahmadiyah — Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia Cabang Purwakarta mengikuti aksi gotong royong bertajuk “Ngosrek Bareng” pada Selasa (27/10). Kegiatan ini digelar di kawasan Situ Buleud untuk memperingati Sumpah Pemuda.
Keterlibatan ini menjadi wujud nyata pengamalan ajaran Islam bahwa kebersihan dan cinta tanah air adalah sebagian dari iman. Aksi sosial ini sangat efektif untuk menepis stigma di masyarakat.
Di bawah arahan Mubaligh Mln. Ahmad Nur Qomar, perwakilan JAI berbaur bersama aparat Pemda, TNI-Polri, dan FKUB. Komunitas Gusdurian dan elemen masyarakat sipil lainnya juga turut ambil bagian.
Baca juga: Rawat Kerukunan Lintas Iman Gusdurian Wonosobo Kunjungi Sekretariat JAI
Istilah “Ngosrek” sendiri merupakan program inisiatif dari Bupati Purwakarta. Gerakan pelestarian ini bertujuan membangun budaya kerja lintas sektor yang berorientasi pada kebersihan lingkungan secara menyeluruh.
Acara pagi itu diawali dengan pengarahan dan doa bersama dari para tokoh lintas agama. Momen kekhusyukan ini menegaskan kuatnya rasa persatuan di atas segala perbedaan keyakinan.
Dalam pelaksanaannya, rombongan JAI mendapat tugas membersihkan area pintu dua Situ Buleud. Mereka bahu-membahu bersama kelompok etnis Nusantara dan mahasiswa STIA Muhajirin.
Baca juga: Dukung Ekonomi Warga Lajnah Imaillah Sukabumi Ikuti Bazaar Kelurahan Selabatu
Suasana canda tawa dan keakraban sangat terasa di sepanjang kegiatan berlangsung. Interaksi yang hangat ini menjadi bukti nyata indahnya persaudaraan kemanusiaan tanpa sekat pembatas.
Kegiatan bersih-bersih ini ditutup dengan sarapan dan sesi foto bersama seluruh peserta. Sinergi ini diharapkan terus merawat Purwakarta sebagai kota yang bersih, toleran, dan damai.

Tidak ada Respon