Wonosobo, Warta Ahmadiyah — Budayawan sekaligus Pembina Gusdurian, Haqqi El-Anshary, bersama rombongan bersilaturahmi ke sekretariat Jemaat Ahmadiyah Wonosobo pada Kamis (22/10) malam. Pertemuan santai ini diisi dengan berbagi kabar dan menikmati kopi bersama.
Mubaligh Ahmadiyah, Mln. Sajid Ahmad Sutikno, menyambut hangat kunjungan tersebut bersama sejumlah perwakilan Jemaat. Ia sangat mengapresiasi peran aktif Gusdurian dalam merawat keharmonisan masyarakat Wonosobo.
Kabupaten Wonosobo sejak lama dikenal sebagai wilayah yang menjunjung tinggi kerukunan di tengah keberagaman keyakinan. Berbagai kelompok keagamaan dan penganut tradisi lokal senantiasa hidup berdampingan secara damai.
Baca juga: Dukung Ekonomi Warga Lajnah Imaillah Sukabumi Ikuti Bazaar Kelurahan Selabatu
Jauh sebelum terbentuknya lembaga formal, masyarakat setempat telah secara mandiri menginisiasi berbagai ruang kebersamaan lintas iman. Modal sosial inilah yang terus dirawat konsisten oleh komunitas Gusdurian hingga saat ini.
Momen keakraban ini sekaligus menjadi ajang menyambung kembali persahabatan lama yang telah terjalin hangat sejak 2006 silam. Silaturahmi lintas iman ini kembali terajut setelah Mln. Sajid kembali bertugas di Wonosobo.
Perjumpaan kekeluargaan ini menjadi bukti nyata bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sebuah penghalang sosial. Keberagaman justru menjadi jembatan yang kuat untuk terus membangun kebersamaan dan hidup rukun.
Baca juga: Tingkatkan Kepercayaan Diri di Ruang Publik JAI Makassar Gelar Workshop
Dalam kesempatan itu, Haqqi turut mengundang perwakilan Ahmadiyah untuk menghadiri Sarasehan SOBAT Lintas Iman Jateng dan DIY. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Cilacap pada 27 hingga 28 Oktober mendatang.
Sarasehan tersebut akan membahas peran kearifan lokal dalam menghadapi dinamika iklim, budaya, dan tantangan zaman. Solidaritas lintas iman dinilai sangat penting untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis di masa depan.

Tidak ada Respon