Donor Darah sebagai Jihad Kemanusiaan, Jemaat Ahmadiyah Hadiri Hari Donor Darah Sedunia 2026

Munadi AhmadDaerah2 min
Ketua PMI Nasional bersama beberapa Komunitas PMI
A-AA+A++

Jakarta, Warta Ahmadiyah — Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia wilayah DKI Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam bidang kemanusiaan dengan menghadiri peringatan Hari Donor Darah Sedunia 2026 yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI) di kawasan Revitalisasi Selatan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “One Drop of Humanity, Give Blood, Save Lives” tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta dari berbagai komunitas donor darah, organisasi masyarakat, dan relawan kemanusiaan di Jakarta.

Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia diwakili Mubalig Daerah DKI Jakarta, Mln. Saefullah Ahmad Farouk, bersama pengurus wilayah dan anggota Jemaat yang selama ini aktif menjalankan program donor darah secara rutin.

Baca juga: Madrasah Diniyah Imamuddin Wanasigra Lepas Siswa Wustha dan Awaliyah

Menurut Mln. Saefullah Ahmad Farouk, keterlibatan Jemaat dalam donor darah telah berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi bagian dari pengkhidmatan sosial yang dijalankan Jemaat.

“Jemaat Ahmadiyah secara rutin melaksanakan donor darah setiap tiga bulan. Komunitas donor darah Jemaat juga telah tercatat di PMI nasional maupun PMI DKI Jakarta. Kehadiran kami pada kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk jihad kemanusiaan yang diajarkan dalam Islam, yakni memberikan manfaat nyata bagi kehidupan orang lain tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun golongan.

Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Perkuat Pelestarian Sejarah Menuju Abad Kedua

Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani, mengapresiasi keterlibatan Jemaat Ahmadiyah yang selama ini menjadi salah satu komunitas donor darah aktif di Jakarta.

“Selama ini Jemaat Ahmadiyah bersama berbagai komunitas lain telah menjadi pendonor aktif. Mudah-mudahan kolaborasi dan partisipasi ini terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian kepada sesama. Kami juga berharap gerakan donor darah ini dapat diikuti oleh komunitas dan organisasi lain sehingga donor darah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat,” katanya.