Semarang, Warta Ahmadiyah- Jemaat Muslim Ahmadiyah Semarang menerima kunjungan resmi jajaran Intel Polda Jawa Tengah pada Senin, 25 Mei 2026.
Rombongan dipimpin Intel Senior Agus bersama empat personel lainnya, termasuk Habibi, dalam agenda silaturahmi dan dialog kebangsaan.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta menjaga situasi Kota Semarang yang aman, damai, dan toleran.
Baca juga: Kunjungi Jemaat Ahmadiyah Panyairan, Amir Nasional Tekankan Kekuatan Doa dan Budaya Membaca
Dalam pertemuan itu, pengurus Jemaat Ahmadiyah Semarang dan pihak kepolisian berdiskusi mengenai berbagai isu sosial.
Termasuk dalam hal ini keagamaan, serta kerukunan masyarakat.
Mubda Jemaat Ahmadiyah Jateng mendapat kesempatan menjelaskan mengenai Khilafat Ahmadiyah, mulai dari sejarah, peran, hingga tantangan yang dihadapi ke depan.
Ia menegaskan bahwa Khilafat Ahmadiyah merupakan kepemimpinan rohani yang tidak berkaitan dengan upaya perebutan kekuasaan politik.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Singaparna Bersama PMI Gelar Donor Darah Rutin
Menurutnya, Ahmadiyah bukan organisasi politik dan tidak memiliki agenda untuk membentuk sistem pemerintahan tertentu.
Karena itu, keberadaan Ahmadiyah dinilai tidak bertentangan dengan sistem negara maupun pemerintahan yang berlaku.
Ia juga menyampaikan bahwa Khalifah Ahmadiyah kelima, Hazrat Mirza Masroor Ahmad, mengajarkan pentingnya kecintaan kepada negara.
Baca juga: Tokoh dan Warga Pedalaman Kapuas Hulu Apresiasi Aksi Kurban Humanity First Indonesia

Tidak ada Respon