Bogor, Warga Ahmadiyah – Anak-anak Waqf e Nau Jemaat Ahmadiyah Indonesia berhasil menyelesaikan pelatihan ketahanan pangan di Desa Tenjowaringin, Kabupaten Bogor.
Program ini ditujukan untuk mencetak kader mandiri di sektor pertanian dan peternakan sebagai bagian dari penguatan ekonomi jemaat.
Kegiatan berlangsung selama satu bulan, mulai 12 April hingga 12 Mei 2026, dengan sistem pembelajaran praktik langsung di lapangan.
Baca juga: Lajnah Imaillah Tanjung Medan Sulap Sampah Anorganik Jadi Kemenangan di Ijtima Daerah
Peserta berasal dari berbagai cabang Jemaat Ahmadiyah di Indonesia.
Desa Tenjowaringin dipilih karena dikenal memiliki sistem ketahanan pangan yang telah berkembang dan dikelola secara mandiri oleh anggota jemaat setempat.
Pelatihan dibagi menjadi dua fokus utama, yaitu peternakan domba dan pertanian hortikultura.
Baca juga: Literasi Anak Meriahkan Porda dan Ijtima Lajnah Imaillah Kalbar di Sintang
Metode ini dirancang agar peserta memiliki keterampilan yang seimbang.
Pada tahap peternakan, peserta dibimbing oleh Ir. Muslih Nasir Akhmad dengan materi pengelolaan ternak domba secara berkelanjutan.
Sementara itu, pada bidang pertanian, peserta belajar budidaya tanaman seperti tomat, sawi, wortel, dan kentang bersama mentor Asep Taufik Ahmad.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Gondrong Jadi Lokasi Live In KALABAHU Ke-46
Selain keterampilan teknis, peserta juga mendapatkan pembekalan manajemen usaha ketahanan pangan agar mampu mengembangkan potensi ekonomi.

Tidak ada Respon