Bandung, Warta Ahmadiyah – Jemaat Ahmadiyah Bandung Kulon membuka abad kedua dengan aksi kemanusiaan bertajuk ‘Sosialisasi Donor Kornea Mata dalam Tinjauan Medis dan Perspektif Agama’.
Ratusan warga Pasirkoja, Kota Bandung, serta perwakilan aparat hadir di Masjid Baitul Hamid pada Minggu, 28 Desember 2025.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan Bank Mata Indonesia, komunitas donor mata terbesar di Indonesia.
Baca juga: Generasi Muda Waqf eNou Tasikmalaya Eksplorasi Potensi Diri
Memasuki abad kedua, Jemaat Ahmadiyah bertransformasi menjadi penggerak sosial yang melibatkan masyarakat luas dan komunitas lintas agama.
Beberapa komunitas pendukung antara lain Wanita Katolik Republik Indonesia, Orang Muda Katolik, Puanhayati, KPSI, MAKIN, serta Gereja Kristen Pasundan..
Ketua Cabang Jemaat Ahmadiyah Bandung Kulon, Erick, menyatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi donor kornea dan menghilangkan stigma masyarakat.
Baca juga: Bupati Landak Terima Silaturahmi Ahmadiyah Kalbar di Momen Spesial
Sementara itu Abdul Ghani yang merupakan Ketua Komunitas Donor Mata Jemaat Ahmadiyah Indonesia, menyoroti keterbatasan ketersediaan kornea donor.
Sesi pertama menghadirkan dr. A. Shafi, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, dan teknisi Rosikin membahas urgensi donor mata.
Pendekatan berbasis komunitas terbukti efektif, misalnya kerja sama dengan komunitas donor JAI yang mampu menghimpun puluhan donor setiap bulan.
Baca juga: Panen Jagung Kelompok Tani Ansharulah Tenjowaringin Dorong Kemandirian Ekonomi
Rosikin menjelaskan prosedur donor hanya mengambil lapisan kornea luar tanpa mengubah penampilan jenazah.
Sesi kedua membahas perspektif lintas iman, dengan Mln. Ibadurahman menegaskan donor mata diperbolehkan dalam Islam jika seizin keluarga.
Perwakilan lintas iman menyambut positif, termasuk Cherly dan Steven dari komunitas Katolik, serta Memei dari KPSI.
Obertina dan Wiwin menekankan nilai kasih dan saling menolong dalam perspektif Kristen dan Penghayat.
Acara ditutup dengan kuis berhadiah, diikuti warga yang menyatakan minat menjadi donor kornea dan menyebarluaskan informasi di komunitas masing-masing. *
Kontributor: Amatul Shafi
Editor: Talhah Lukman A