By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Warta Ahmadiyah
  • Beranda
  • Berita
    • Mancanegara
    • Nasional
    • Daerah
  • Organisasi
    • Ansharullah
    • Khuddam
    • Lajnah Imaillah
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Siaran Pers
Font ResizerAa
Warta AhmadiyahWarta Ahmadiyah
  • Beranda
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Siaran Pers
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Siaran Pers
Follow US
  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Opini
  • Siaran Pers
© WartaAhmadiyah
BeritaRabthah

Jemaat Ahmadiyah Sadasari Hadiri Peringatan Hari Jadi ke-25 Fahmina Institute

By Talhah Lukman A Published 29 November 2025 3 Views
Share
Perwakilan dari Jemaat Muslim Ahmadiyah Sadasari.
SHARE

Cirebon, Warta Ahmadiyah- Fahmina Institut Cirebon merayakan Anniversary ke-25 pada Selasa, 25 November 2025, di Gedung ISIF Cirebon.

Acara ini menjadi momentum refleksi perjalanan lembaga yang telah berkiprah dalam gerakan sosial dan pendidikan kritis selama seperempat abad.

Kegiatan dihadiri para akademisi, aktivis, tokoh lintas iman, serta komunitas dari wilayah Ciayumajakuning.

Baca juga: Pendonor Kornea Terbanyak, Ketua Bank Mata Indonesia Beri Penghargaan untuk Jemaat Ahmadiyah

Perwakilan dari Jemaat Muslim Ahmadiyah Sadasari, termasuk Mln. Abdul Basith NA dan Mln. Mamun Ahmad, turut hadir dalam rangkaian acara.

Kehadiran mereka menegaskan komitmen terhadap dialog kemanusiaan dan penguatan jejaring kebinekaan.

Agenda dimulai pukul 08.00 WIB dengan diskusi paralel bertema gerakan sosial dan refleksi perjalanan Fahmina.

Baca juga: Aksi Donor Darah Jemaat Ahmadiyah Makassar Warnai Momen Menyambut Tasyakur 100 Tahun

Forum membahas isu pemberdayaan masyarakat, advokasi, keadilan gender, pluralisme, dan lingkungan hidup.

Dalam sesi diskusi, Mln. Abdul Basith menyampaikan bahwa Ahmadiyah masih menghadapi hambatan terkait SKB 3 Menteri.

Ia menilai aturan tersebut kerap dijadikan alasan pembatasan kegiatan jemaah di berbagai wilayah.

Baca juga: Lestarikan Lingkungan, Jemaat Ahmadiyah Bekasi Raya Tanam 1000 Pohon Mangrove di Pantai Utara

Menurutnya, pemerintah dan masyarakat perlu mendapatkan penjelasan yang tepat agar tidak terjadi kekeliruan pemahaman.

Pendiri Fahmina, KH Dr. Buya Husen Muhamad, menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra dan menegaskan komitmen lembaga untuk terus merawat nilai kemanusiaan dan keberagaman.

Doa lintas agama turut menguatkan pesan perdamaian dan solidaritas sosial. *

Kontributor: Basith

Editor: Talhah Lukman A

You Might Also Like

Ahmadiyah Tangerang Mengadakan Pelatihan Mubayi’in Baru

Momen Haru I’tikaf Ramadhan Muslim Ahmadiyah di Tasikmalaya

Mubaligh Solo Raya Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial dalam Dialog Yayasan Kakak

IJABI dukung penobatan Bandung sebagai Kota HAM Dunia

Rekreasi Sambil Cari Ilmu, Puluhan Ahmadi Serang Ikuti Wisata Tarbiyat

Previous Article Aksi Donor Darah Jemaat Ahmadiyah Makassar Warnai Momen Menyambut Tasyakur 100 Tahun
Next Article Pengajian Gabungan Ahmadiyah Wanasigra Angkat Tema Tasyakur 
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Warta Ahmadiyah

Warta Ahmadiyah merupakan sumber resmi Jemaat Ahmadiyah Indonesia yang menyajikan ragam informasi seputar kegiatan dan pandangan Ahmadiyah mengenai berbagai hal.

Kategori

  • Berita
  • Organisasi
  • Kebangsaan
  • Keislaman
  • Sosial
  • Rabthah
  • Opini
  • Siaran Pers

Informasi

  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Kirim Berita

Copyright © 2025 wartaahmadiyah.org All rights reserved.

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?