Landak – Bulan suci Ramadhan membawa keberkahan bagi Jemaat Ahmadiyah di desa Andeng, Kecamatan Sengah Temila.
Semangat ibadah dan kebersamaan terasa kental sejak malam pertama, diawali dengan Shalat Tarawih berjamaah di Masjid Al Hidayah Utsman bin Affan, yang dipimpin oleh Mubaligh Andeng, Mln. Ahmad Salam.
Dars Ramadhan: Memahami Hakikat Puasa
Pada Selasa, 18 Maret 2025, selepas sholat tarawih, jamaah berkumpul untuk menyimak Dars Ramadhan dengan tema mendalam: “Apa itu puasa, tujuannya, dan mengapa kita harus berpuasa?” Mubaligh Andeng membuka kajian dengan membacakan Surah Al-Baqarah ayat 183:
“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Dalam penjelasannya, Mln. Ahmad Salam menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar, haus, dan hubungan suami istri, tetapi merupakan latihan spiritual untuk memperkuat ketakwaan, introspeksi diri, serta meningkatkan kesabaran dan disiplin dalam menjalani kehidupan.
Sebagai penutup, ia menyampaikan sabda Hadhrat Khalifatul Masih II ra, yang memberikan perspektif mendalam tentang makna puasa:
“Tujuan puasa tidak membuat seseorang mati kelaparan atau kehausan. Seandainya surga dapat diraih dengan mati kelaparan, maka saya menganggap bahwa orang-orang yang paling kafir dan munafik juga siap untuk melakukannya, karena mati kelaparan dan kehausan bukanlah perkara yang sulit.”
Kebersamaan yang Menghangatkan
Selain memperdalam pemahaman agama, suasana Ramadhan semakin hangat dengan kebersamaan antarjamaah. Ketua Lajnah Imaillah berinisiatif menyediakan makanan ringan setiap malam setelah sholat tarawih, menambah semangat dan kebersamaan dalam menjalani bulan penuh berkah ini.
Dengan penuh rasa syukur, Jemaat Ahmadiyah Andeng berharap dapat terus meningkatkan keimanan, memperbanyak amal ibadah, serta mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial sepanjang bulan Ramadhan ini dan seterusnya.