Relawan Clean The City Tasikmalaya Warnai WCD 2025 dengan Aksi Nyata untuk Lingkungan

Talhah Lukman ABerita2 min
clean the city tasikmalaya
Relawan Clean The City Tasikmalaya da;am gelaran WCD 2025
A-AA+A++

Tasikmalaya – Komunitas Clean The City (CTC) Tasikmalaya kembali ambil bagian dalam peringatan World Cleanup Day 2025, Sabtu 4 Oktober 2025.

World Cleanup Day gerakan global yang mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Tahun ini, kegiatan tersebut bertepatan dengan perayaan Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya dan berlangsung meriah di Taman Kota Tasikmalaya.

Baca juga:Audiensi dengan Walikota, Pengurus Masjid Al Misbah Ahmadiyah Bekasi Siap Berkontribusi

Ribuan relawan dari berbagai komunitas, pelajar, mahasiswa, hingga unsur pemerintah, TNI Polri, dan BPBD turut hadir.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizy Ramadhan, bersama Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya juga berkesempatan hadir.

“Kesadaran masyarakat tetap menjadi kunci. Pemerintah telah menyiapkan program dari hulu ke hilir, tapi tanpa dukungan warga, hasilnya tidak akan maksimal,” tegasnya.

Baca juga: Peletakan Batu Pertama Rumah Belajar Masroor, Jemaat Ahmadiyah Gunungkidul Berharap Tumbuh Generasi Islami

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Hanafi membuka kegiatan dan melepas peserta menuju empat jalur utama aksi bersih-bersih, termasuk kawasan Jalan H.Z. Mustofa, Yudanegara, dan Sungai Cimulu.

Dari tiga titik utama, terkumpul 3 sampai 4 kontainer sampah yang sebagian diolah menggunakan eco enzym.

Sementara itu Ketua World Cleanup Day Tasikmalaya, Teguh Gusmara menyebutk lebih dari 2 ribu relawan terlibat tahun ini.

Baca juga: Sambut Tasyakur, Lajnah Imaillah Panunggangan Beri Bantuan untuk Posyandu

Ia menilai pengelolaan sampah di Tasikmalaya masih perlu ditingkatkan, terutama dalam pemilahan sejak dari rumah tangga.

Adapun Pembina Clean The City Tasikmalaya, Herisdiana yang juga Ketua Jemaat Ahmadiyah Tasikmalaya menegaskan bahwa partisipasi komunitasnya merupakan bentuk konsistensi dalam mendukung kampanye kebersihan dunia.

Menurutnya, World Cleanup Day bukan sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan.

Selain itu meminimalkan pemanasan global yang dampaknya mulai terasa serta langkah menuju masyarakat yang peduli pada gerakan zero waste. *

Kontributor: Rini Ismayasari

Editor: Talhah Lukman A