Namorambe, Warta Ahmadiyah — Humanity First Indonesia memperingati satu dekade Rumah Belajar HF Namorambe di Sumatera Utara, Jumat (19/6/2026). Perjalanan sepuluh tahun tersebut menjadi penanda komitmen lembaga kemanusiaan itu dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi masyarakat.
Perayaan yang berlangsung di Rumah Belajar HF Namorambe dihadiri siswa, orang tua, relawan, tenaga pendidik, serta pengurus Humanity First Indonesia. Kegiatan juga diikuti secara daring oleh staf Humanity First Indonesia dari Jakarta.
Selama sepuluh tahun, Rumah Belajar HF Namorambe berkembang menjadi ruang pembelajaran yang tidak hanya menekankan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan kepedulian sosial peserta didik.
Baca juga: Wisata Tarbiyat Jemaat Ahmadiyah Tasikmalaya Perkuat Silaturahmi dan Rishtanata
Chairman Humanity First Indonesia, Kandali Achmad Lubis, mengatakan perjalanan satu dekade tersebut dapat terwujud berkat dukungan para siswa, orang tua, tenaga pendidik, dan relawan yang terus mendampingi kegiatan pembelajaran.
“Perjalanan sepuluh tahun ini bukanlah perjalanan yang mudah. Berkat dukungan para siswa, orang tua, tenaga pendidik, dan seluruh relawan, Rumah Belajar HF Namorambe dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Puncak peringatan ditandai dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas perjalanan Rumah Belajar selama satu dekade. Suasana haru juga muncul saat pemutaran video perjalanan dan berbagai capaian yang telah diraih.
Baca juga: Warga Ahmadiyah Palangka Raya Gotong Royong Bangun Gedung Serba Guna
Kegiatan semakin semarak dengan penampilan tarian Aceh, pembacaan puisi, sesi pohon harapan, serta pemberian penghargaan kepada para relawan yang selama ini berkontribusi mendukung program pendidikan.
Para orang tua dan relawan turut berbagi pengalaman mengenai manfaat yang dirasakan selama menjadi bagian dari Rumah Belajar HF Namorambe. Mereka menilai keberadaan program tersebut telah membantu pengembangan pendidikan dan karakter anak-anak.
Memasuki usia ke-10 tahun, Humanity First Indonesia berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman guna mencetak generasi yang unggul, kreatif, dan berkarakter.
Kontributor: Deslia Nisrina Hanifa
Editor: Munadi Ahmad

Tidak ada Respon