Pemuda Ahmadiyah Kuningan Jadi Pembicara Kegiatan IPPMK, Bahas Kecakapan Literasi di Era Digital

Talhah Lukman ABerita2 min
Ahmadiyah Kuningan
Pemuda Ahmadiyah Kuningan jadi pembicara bahas literasi di era digital
A-AA+A++

Kuningan – Anggota Pemuda Ahmadiyah atau MKAI Kuningan menjadi pembicara dalam kegiatan yang digelar oleh Ikatan Pemuda Pemudi dan Mahasiswa Kuningan (IPPMK).

Acara ini mengusung tema ‘Mengasah Kecakapan Literasi dan Sains untuk Menghadapi Era Digital’ pada Rabu, 29 Januari 2025 di SMPN 4 Sagarahiang, Kuningan.

yang bertujuan untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan perkembangan dunia digital yang semakin pesat.

Baca juga: Tim Homeopaty Ahmadiyah Garut Warnai Haul Lembur Lewat Giat Sosial Pengobatan Gratis

Salah satu sorotan dalam acara ini adalah keterlibatan seorang Pemuda Ahmadiyah Kuningan, Zulkarnaen Lubis menjadi narasumber utama.

Pria yang akrab disapa Zul itu membahas pentingnya pemahaman literasi digital dan sains dalam membentuk kecakapan yang relevan dengan perkembangan zaman.

Menurutnya, literasi digital adalah kunci utama dalam menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia digital yang serba cepat dan penuh dengan informasi.

Baca juga: Libur Panjang, Langkah Pengurus Jemaat Ahmadiyah Cisalada Ajak Anak-Anak Belajar di Peace Centre Dinilai Positif

Selain fokus pada pengembangan kecakapan digital, acara ini juga memberi perhatian pada pelestarian budaya di lokasi tersebut.

Situs Sanghyang dipilih, kata Zul karena merupakan situs peninggalan tertua di Kuningan yang perlu dijaga kelestariannya.

“Melalui pendekatan literasi budaya yang mengintegrasikan teknologi dan sains, kita dapat mengedukasi masyarakat untuk lebih mencintai dan menjaga warisan budaya kita,” ujarnya.

Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Sintang Silaturahmi di Momen Imlek, Wakil Ketua FKUB Merasa Bersyukur

Tak hanya itu, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Himpunan Mahasiswa Ahmadiyah atau AMSA Kuningan yang hadir untuk memperluas jaringan dan silaturahmi dengan IPPMK.

Kedua organisasi ini kemudian mengadakan diskusi informal mengenai research and development sumber daya manusia (SDM) di Kabuapten Kuningan.

Diskusi ini bertujuan untuk menciptakan kolaborasi dalam mengembangkan potensi SDM di wilayah tersebut, yang diyakini dapat mendorong kemajuan daerah secara keseluruhan.

Sebanyak 70 peserta dari berbagai elemen masyarakat Kuningan hadir dalam acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Pemudi dan Mahasiswa Kuningan (IPPMK) tersebut*

Kontributor: Fani Nurdiansah

Editor: Talhah Lukman A