Semarang – Jemaat Ahmadiyah Indonesia Semarang mengadakan buka puasa bersama lintas agama dan kepercayaan di Masjid Nusrat Jahan, Semarang.
Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Masih Mau’ud, sekaligus sebagai wadah mempererat hubungan antarumat beragama dan memperkuat nilai-nilai toleransi.
Acara yang dihadiri oleh sekitar 300 peserta, termasuk perwakilan dari berbagai ormas dan komunitas lintas agamaseperti FKUB, PELITA, Forum Jateng Gayeng (FJG), dan komunitas Gusdurian, diawali dengan sesi testimoni dari para tokoh lintas iman.
KH. Sun Djok San dari LDII Jawa Tengah menyampaikan rasa syukur dan kehormatannya karena kembali diundang oleh Jemaat Ahmadiyah Indonesia.
Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan baik antarumat beragama untuk menciptakan suasana yang kondusif di Jawa Tengah.
Senada dengan itu, Ahmad Robani Albar, Ketua Forum Jateng Gayeng, menegaskan bahwa kebersamaan dalam perbedaan adalah bagian dari sunatullah.
“Acara seperti ini harus terus dilakukan agar mempererat ukhuwah antarumat beragama,” ujarnya.
Mubaligh Daerah Jateng 3, Maulana Saifullah Ahmad Farouk mengungkapkan harapannya agar kerja sama lintas agama semakin solid dan terus berlanjut di berbagai kesempatan.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para tokoh lintas agama. Semoga silaturahmi ini semakin erat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.
Setelah sesi diskusi dan testimoni, acara dilanjutkan dengan doa bersama, buka puasa, serta ramah tamah yang semakin menghangatkan suasana kebersamaan. *
Kontributor: Nafilatun Nafiah
Editor: Talhah Lukman A