Banyumas, Warta Ahmadiyah- Jemaat Ahmadiyah Purwokerto informasikan mengenai komitmen Jemaat Ahmadiyah dalam upaya pelestarian lingkungan.
Bertempat di Gedung Student Center (GSC) Universitas Islam Negeri Prof. Dr. KH. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Kamis 18 Juni 2026, digelar talk show bertema Religion and Ecology: Harmoni Spiritualitas dalam Menjaga Kelestarian Alam.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama dengan tujuan memperkuat kesadaran ekologis berbasis nilai keagamaan.
Baca juga: Lajnah Imaillah Kota Tasikmalaya Hadiri Advokasi Ketahanan Keluarga
Acara tersebut menghadirkan dua pembicara utama yang kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dr. H. Suwito, M.Ag selaku Wakil Rektor UIN Saizu Purwokerto dan Buang Ardi, Koordinator JPIC Gereja Santo Yosep Purwokerto.
Dalam pemaparannya, Prof. Suwito menjelaskan dasar TeoEkologi dalam Islam.
Ia menegaskan bahwa Al-Quran secara tegas melarang manusia melakukan kerusakan di muka bumi.
Baca juga: Hadiri Malam Budaya Buya Syafii Maarif, Sadr Khuddam Soroti Literasi dan Keberagaman
Selain itu, konsep Hifdzul Bi’ah dalam maqashid syariah menjadi landasan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurutnya, jika keseimbangan alam terganggu maka akan muncul berbagai bencana ekologi yang berdampak luas bagi kehidupan manusia.
Sementara itu, Buang Ardi menyoroti dampak perubahan iklim seperti global warming.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Ciamis Raya Gelar Donor Darah Sekaligus Wisata di Pantai
Ia menyebut ancaman banjir, kekeringan, hingga krisis pangan sebagai tantangan nyata yang harus dihadapi bersama.
Keduanya sepakat bahwa manusia memiliki peran sebagai pengelola bumi, bukan penguasa, sehingga harus menjaga amanah Tuhan dengan prinsip keseimbangan dan kemaslahatan.

Tidak ada Respon