Jemaat Ahmadiyah Kebumen Peringati Siratun Nabi, Teladani Kehidupan Rasulullah SAW

Munadi AhmadDaerah2 min
Sekitar 50 peserta mengikuti Siratun Nabi yang diselenggarakan Jemaat Ahmadiyah Kebumen pada 25 Agustus 2026 untuk mengenang Rasulullah SAW.
A-AA+A++

Kebumen, Warta Ahmadiyah — Jemaat Ahmadiyah Kebumen menggelar Siratun Nabi pada Selasa (25/8/2026) sebagai bagian dari kegiatan untuk mengenang kehidupan dan keteladanan Nabi Muhammad SAW. Kegiatan diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai kalangan.

Rangkaian acara diawali dengan Muawanah Lajnah Imaillah, kemudian dilanjutkan Tilawatil Qur’an oleh Lukman Hadi. Sambutan pengurus yang disampaikan Yarso Tunggal Moro turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sebelum memasuki acara utama.

Acara inti diisi ceramah Siratun Nabi oleh Mln. Edi Abdul Hadi, Mubaligh Jemaat Ahmadiyah Kebumen. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan sejumlah keteladanan Rasulullah SAW serta pentingnya menjadikan kehidupan beliau sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Peringatan Siratun Nabi di Jemaat Ahmadiyah Jengkol Sederhana dan Khidmat

Mln. Edi juga mengajak peserta tidak hanya mengenang Rasulullah SAW, tetapi menumbuhkan kecintaan kepada beliau melalui akhlak, ibadah, pengorbanan, dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan.

Kegiatan tersebut diikuti kaum bapak, ibu, anak-anak, serta para simpatisan. Kehadiran peserta dari berbagai kelompok usia membuat rangkaian Siratun Nabi berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan.

Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga selesai. Materi mengenai kehidupan dan keteladanan Rasulullah SAW menjadi bagian utama dalam kegiatan yang diselenggarakan Jemaat Ahmadiyah Kebumen tersebut.

Baca juga: Pengurus Jemaat Ahmadiyah Parakansalak Pererat Silaturahmi dengan Aparat

Siratun Nabi menjadi salah satu kegiatan Jemaat Ahmadiyah Kebumen untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Keteladanan beliau dibahas sebagai pedoman yang dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga maupun ketika berinteraksi di tengah masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan khidmat. Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi warga Jemaat, keluarga, serta simpatisan untuk berkumpul dan mengikuti pembahasan mengenai kehidupan Rasulullah SAW.