Gunungkidul, Warta Ahmadiyah – Pengurus Daerah Lajnah Imaillah (LI) DIY menggelar Muawwanah Gabungan (Mugab) dan Pekan Olahraga Daerah (Porda) se-DIY di Gunung Kidul, Minggu, 6 September 2026.
Kegiatan bertema go green itu berlangsung di Masjid Baitul Muttaqin, Jemaat Ahmadiyah Indonesia Gunung Kidul.
Sekitar 90 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang juga diisi dengan pelatihan pengelolaan sampah.
Baca juga: Jurnalis Asia Bahas Peliputan Agama dan Kehidupan Publik di Jakarta
Pelatihan tersebut digelar bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunung Kidul.
Dua kader DLH, Rusmini dan Sari, hadir sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai pemilahan sampah.
Rusmini memperkenalkan program Hompimpa yang merupakna singkatan dari Hobi Pilah Sampah dari Rumah.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Bogor Ikut Dorong Toleransi di Kalangan Pelajar
Program tersebut mendorong masyarakat memilah sampah sejak dari rumah, terutama sampah organik dan anorganik.
Sampah anorganik yang terkumpul dapat disetorkan ke bank sampah untuk dimanfaatkan sekaligus memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan turut dihadiri Dukuh Padukuhan Tejo, RW 8, RT 5, serta tiga warga yang merupakan kader dusun setempat.
Baca juga: Meski Terjebak Macet, Ansharullah Jemaat Ahmadiyah Gondrong Semangat Malam Anshar
Antusiasme peserta kemudian mendorong terbentuknya Bank Sampah Jemaat Ahmadiyah Gunungkidul dan Bank Sampah Padukuhan Tejo.
Bank Sampah Padukuhan Tejo dipimpin kepala RW 8. Pembentukan dua bank sampah tersebut menjadi langkah baru dalam pengelolaan lingkungan di wilayah Kecamatan Rongkop.
Rusmini menyebut Jemaat Ahmadiyah Gunung Kidul dan Padukuhan Tejo menjadi pelopor bank sampah di Kecamatan Rongkop.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Indonesia Hadir di Puncak Harlah Gus Dur di Purwakarta

Tidak ada Respon