Tasikmalaya, Warta Ahmadiyah- Jemaat Muslim Ahmadiyah Tasikmalaya perkuat sinergi dengan masyarakat dalam perlindungan terhadap anak.
Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kota Tasikmalaya menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam melindungi hak-hak anak.
Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah, organisasi sosial, lembaga kemasyarakatan, hingga unsur keagamaan.
Baca juga: Teknologi Jadi Jembatan Dakwah, Jalsah Salanah UK 2026 Hadir untuk Dunia
Salah satu peserta yang ambil bagian ialah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Hasanah Kautsar di bawah Humanity First Indonesia.
Ketua KPAD Kota Tasikmalaya, Rina Marlina, mengatakan kualitas suatu daerah juga tercermin dari terpenuhinya hak dan rasa aman anak-anak.
Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu bekerja sama menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, maupun bentuk pelanggaran hak anak lainnya.
Baca juga: Khalifah Muslim Ahmadiyah Pastikan Pelayanan Siap Sambut Puluhan Ribu Tamu
Kepala DPPKBP3A Kota Tasikmalaya, Nanang Suhara, menyebut Hari Anak Nasional menjadi pengingat pentingnya memenuhi hak setiap anak.
Ia menegaskan anak berhak tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan, serta didengar sesuai usia dan tingkat kematangannya.
Nanang menilai pemenuhan hak anak hanya dapat diwujudkan melalui sinergi keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.
Baca juga: Di Balik Jalsah Salanah, Ada Ribuan Perempuan yang Menjadi Pilar Pengabdian

Tidak ada Respon