Hal tersebut mengikuti sabda Rasulullah SAW dimana siapapun yang masih mengucapkan kalimat syahadat adalah seorang muslim.
“Apapun agama dan apapun keyakinanan orang lain, orang-orang Ahmadiyah tetap harus menghormati,” ujar Amirnas.
“Sesuai dengan pandangan Islam. Tidak ada paksaan dalam agama,” tambahnya.
Talkshow dan roadshow bedah buku Muslim Ahmadiyah dan Indonesia: 100 Tahun Keberagaman dan Kemanusiaan menghadirkan tiga narasumber kompeten.
Ketiganya adalah Profesor Kajian Gender UIN Sunan Kalijaga, Prof. Alimatul Qibtiyah, Ph.D, Dosen Program Doktor Universitas Gadjah Mada, Dr. Zainal Abidin Bagir, dan Pendamping Kelompok Tunggal Rasa, Pdt. Yunarso Rusandono. *