Gunungkidul, Warta Ahmadiyah — Griya Rehmat yang merupakan bagian dari Humanity First Indonesia menyalurkan tujuh tangki air bersih.
Bantuan air bersih disalurkan kepada warga terdampak kemarau di Gedangsari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 19 September 2026.
Bantuan tersebut ditujukan kepada tujuh keluarga yang kesulitan memperoleh air bersih di wilayah Keling dan sekitarnya.
Baca juga: Kelas Tatar Jemaat Ahmadiyah Merauke Rutin Digelar, Perkuat Pemahaman Agama
Penyaluran ini didukung donatur Cakrawala untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kemarau berkepanjangan.
Dokter Klinik Rehmat, dr. Raden Hari Ahmad Muhsin, mengatakan akses air belum merata bagi seluruh warga.
Sebagian masyarakat mengandalkan sumur bor dan jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Baca juga: HF Hasanah Kautsar: Jangan Hanya Mengasuh Anak Panti, Siapkan Mereka Menghadapi Kehidupan
Namun, pembangunan sumur bor membutuhkan biaya besar karena kedalamannya bisa mencapai puluhan hingga ratusan meter.
Kondisi tersebut menyulitkan keluarga kurang mampu, janda lanjut usia, serta warga tanpa sumber air sendiri.
Kemarau berkepanjangan juga mengganggu pertanian warga yang mengandalkan hujan untuk menyiram tanaman.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Namorambe Padukan Rekreasi dan Pembinaan Rohani di Kampoeng Nipah
Setiap tangki yang disalurkan memiliki kapasitas sekitar 5 ribu- 6 ribu liter air bersih.
Bantuan diberikan langsung kepada keluarga yang membutuhkan, terutama masyarakat dengan keterbatasan ekonomi.

Tidak ada Respon