Tasikmalaya, Warta Ahmadiyah — Anggota Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya, Habib Qosim Nurwahab, mengapresiasi pelaksanaan Jalsa Salanah Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia di Desa Wanasigra pada Minggu (18/11). Kehadirannya dalam kegiatan tersebut menegaskan dukungan tokoh masyarakat dan pemerintahan terhadap upaya merawat kerukunan antarwarga.
Habib Qosim, yang juga menjabat sebagai Bendahara Gerakan Pemuda Ansor Kota Tasikmalaya, menilai tema “Saatnya Agama Menjadi Solusi, Bukan Sekedar Seremoni” sangat relevan dengan kondisi saat ini. Ia meyakini bahwa pengamalan nilai-nilai agama yang benar akan mencegah terjadinya perpecahan di tengah masyarakat.
Baca juga: Agama Harus Menjadi Solusi Nyata dan Bawa Perubahan Diri
“Puncak tertinggi ibadah itu adalah keikhlasan, dan keikhlasan itu adalah menghargai perbedaan,” ujar Habib Qosim saat menyampaikan pandangannya di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, ketika agama dijalankan dengan sebaik-baiknya sebagai solusi nyata, segala bentuk perselisihan dapat dihindari. Penerapan nilai ini diharapkannya menjadi indikator dan tolok ukur kerukunan hidup bertoleransi ke depannya.
Lebih lanjut, Habib Qosim menekankan pentingnya persaudaraan dan rasa saling menghormati di tengah keberagaman bangsa. Ia mengingatkan bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki kedudukan yang setara tanpa memandang latar belakang kelompok maupun keyakinan.
Baca juga: Lajnah Imaillah Tanjung Medan Perkuat Rabtah dengan Ibu-Ibu Majelis Talim
Menurutnya, baik sebagai warga Kota Tasikmalaya, warga Jawa Barat, maupun warga negara Indonesia, semua pihak memiliki hak dan kewajiban yang sama. Tugas bersama seluruh masyarakat saat ini adalah bersinergi menjaga kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Mudah-mudahan Jalsa Salanah ini terus berjalan, kita saling menghormati untuk menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan acara tahunan tersebut.
Apresiasi dari unsur kepemudaan dan pemerintahan ini menjadi bukti nyata penerimaan positif terhadap JAI di lingkungan masyarakat. Jalsa Salanah terbukti tidak sekadar menjadi ajang pembinaan kerohanian internal, tetapi juga wujud kontribusi nyata dalam memperkuat persatuan bangsa.

Tidak ada Respon