Makassar, Warta Ahmadiyah- Jemaat Ahmadiyah Makassar menghadiri kegiatan buka puasa bersama lintas iman yang digelar di Aula Keuskupan Agung Makassar pada Senin 9 Maret 2026.
Kegiatan mengusung tema ‘Berjalan Bersama dalam Merajut Persaudaraan Sejati, untuk Indonesia Damai, Harmoni dan Rukun’ mempertemukan tokoh agama, organisasi masyarakat, dan aktivis lintas iman dalam suasana kebersamaan.
Bertujuan untuk memperkuat persaudaraan dan kerukunan di tengah masyarakat.
Baca juga: Ajarkan Kebaikan, Lajnah Imaillah Papua Ajak Anak-Anak Berbagi Takjil ke Warga
Dari Jemaat Ahmadiyah Makassar turut hadir Mln Muhammad Yaqub S selaku Mubaligh Daerah Jemaat Ahmadiyah Sulawesi Selatan.
Dirinya ditemani Qaid Wilayah MKAI Sulsel, Mubasyir Ahmad serta perwakilan Khuddam dan Lajnah Imaillah Makassar.
Selain itu, kegiatan juga dihadiri sejumlah tokoh lintas organisasi.
Baca juga: Buka Puasa Bersama Jemaat Ahmadiyah Bogor Dihadiri FKUB
Di antaranya Ketua Permabudi Yongris Lao, Ketua Umum GEMA INTI Erfan Sutono, Ketua NU Kota Makassar Usman Sofyan, Koorwil GUSDURian Sulampapua Suaib Prawono, dan masih banyak lagi.
Ketua Komisi Kerawam HAK-KAMS Pastor Albert Arina mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan simbol persaudaraan lintas iman.
Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya memperkuat hubungan antarkomunitas dalam kehidupan bermasyarakat.
Baca juga: Aksi Kemanusiaan di Ramadhan, Jemaat Ahmadiyah Wilayah Tasikmalaya Donor Darah
Sementara itu, Uskup Agung Keuskupan Agung Makassar, Mgr. Fransiskus Nipa, menyampaikan rasa syukur atas kehadiran berbagai tokoh dari beragam latar belakang.
Dalam kesempatan tersebut ia juga menyinggung situasi konflik di Timur Tengah yang dinilai memiliki dampak luas terhadap stabilitas ekonomi dan perdamaian global.
Ia mengajak seluruh pihak untuk terus mendoakan terciptanya perdamaian dunia.
Rangkaian acara berlangsung sederhana dengan sambutan dari sejumlah tokoh, dilanjutkan dengan dialog dan perbincangan santai antarpeserta sebelum waktu berbuka puasa tiba.
Saat adzan maghrib berkumandang, para tamu bersama-sama menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan panitia.*
Kontributor: Lutfi
Editor: Talhah Lukman A