Aceh Tamiang- Warta Ahmadiyah, Humanity First Indonesia memperkuat respons pada sektor pendidikan pasca bencana di Aceh Tamiang dengan menyalurkan bantuan pendidikan.
Memasuki fase kedua penanganan bencana di Sumatera, khususnya wilayah Aceh, fokus diarahkan pada pemulihan pendidikan.
Vice Chairman Humanity First Indonesia, Ahmad Masihuddin menyebut penyaluran bantuan pendidikan berupa alat tulis dan alat peraga ini sangat mendesak.
Menurutnya hadirnya alat-alat sekolah ini ertujuan agar anak-anak tetap bisa belajar meski di tengah keterbatasan.
Baca juga: Humanity First Indonesia Prioritaskan Pendidikan Anak-Anak Korban Banjir di Aceh
“Kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa sekolah dan tidak kehilangan harapan masa depan mereka,” ungkap Masihuddin.
“Bantuan mungkin terlihat sederhana, tetapi sangat berarti bagi keberlanjutan pendidikan mereka,” sambungnya.
Lebih lanjut Masihuddin mengungkapkan jika bantuan pendidikan yang disalurkan ke anak-anak korban banjir Aceh Tamiang tidak hanya alat tulis, tapi juga tas.
Baca juga: AMSAW Indonesia Perkuat Inklusivitas dan Kolaborasi Lingkungan di SEA Youth Summit 2026
Paket bantuan yang disalurkan Humanity First Indonesia terdiri dari 550 tas, 5.500 buku, hingga ratusan penggaris.
Selain itu, Humanity First Indonesia menyipakan juga alat peraga untuk pembelajaran bahasa Inggris dan matematika sebanyak 15 set.
Baca juga: Bestari SMA Plus Al-Wahid Membentuk Generasi Ahmadi yang Furqon dan Brilian
Ditambah dua globe dan dua atlas untuk mendukung kegiatan belajar di kelas darurat.
Semua bantuan ini diberikan untuk memastikan anak-anak Aceh Tamiang tetap memiliki sarana belajar yang memadai dan tidak kehilangan kesempatan pendidikan pasca bencana. *