Yogyakarta, Warta Ahmadiyah – Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia menggelar gala dinner bersama tokoh lintas agama, akademisi, media, dan masyarakat sipil di Yogyakarta pada Senin, 4 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi dan dialog kebangsaan guna memperkuat komunikasi lintas komunitas di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Acara dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, di antaranya Prof. Alimatul Qibtiyah, S.Ag., M.Si., Ph.D (Guru Besar di bidang Kajian Gender serta Komisioner Komnas Perempuan Republik Indonesia), Prof. Dr. Mochamad Sodik, S.Sos., M.Si. (Guru Besar di bidang Sosiologi Gerakan Keagamaan).
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Singaparna Rayakan Iduladha 1447 H, Tekankan Makna Ketakwaan dalam Ibadah Kurban
Hadir pula Dr. Zaenal Arifin (pakar hukum tata negara, penggiat antikorupsi), Dr. Samsul Maarif (pakar di bidang kajian agama dan lintas budaya), Pdt. Roberts, K. H. Abdul Muhaimin (Tokoh FPUB dan pengasuh ponpes Nurul Ummahat), serta Ki Demang Mangsyaifuddin (Tokoh FPUB dan Sunda Wiwitan).
Hadir pula Timotius Apriyanto (Tokoh FPUB dan Dewan Pendidikan), Wirmon Samawi (Pimpinan PT. Badan Penerbit Kedaulatan Rakyat), Ferry Mahulete (GUSDURian), dan Rimba (Ketua AJI Yogyakarta).
Kegiatan tersebut juga dihadiri Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Bapak Zaki Firdaus Syahid, ST bersama Yendra Budiana Sekretaris Pers, Juru Bicara Nasional, serta jajaran pengurus wilayah Ahmadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Baca juga: Momen Iduladha, Jemaat Ahmadiyah Cilegon Sembelih Kurban Satu Ekor Sapi
Dalam sambutannya Amir Nasional JAI menyampaikan bahwa pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus dialog bersama tokoh lintas iman, akademisi, media, dan masyarakat sipil untuk memperkuat hubungan antarkomunitas.
Menurutnya, suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh keakraban dengan berbagai masukan konstruktif dari para peserta.
Ia menegaskan pentingnya mempererat toleransi, persatuan, dan persaudaraan di tengah kehidupan berbangsa.
Baca juga: Hari Khilafat, Jemaat Ahmadiyah Pagentan Gelar Pengajian Penuh Makna
Sementara itu, Sekretaris Nasional Komunitas GUSDURian Indonesia, Jay Akhmad, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melanjutkan semangat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dalam menjaga keberagaman dan toleransi.

Tidak ada Respon