Tasikmalaya, Wart Ahmadiyah- Pembangunan kembali Masjid Halqah Cigunung, Jemaat Muslim Ahmadiyah Sukapura, dimulai melalui peletakan batu pertama, Sabtu 2 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung di halaman masjid sejak pukul 9 pagi dan dihadiri pengurus serta anggota Jemaat Ahmadiyah Sukapura.
Pembangunan dilakukan karena kondisi bangunan lama dinilai menurun akibat usia sehingga perlu diperbarui.
Prosesi peletakan batu pertama dipimpin Mubaligh Daerah Tasikmalaya, Mln. Dadan Saefudin.
Ia didampingi Mubaligh Pembina Kawalu-Sukapura, Mln. Ataul Mujeeb, bersama pengurus jemaat, tokoh masyarakat, dan panitia pembangunan.
Setelah prosesi simbolis, seluruh peserta mengikuti doa bersama memohon kelancaran dan keberkahan pembangunan.
Dalam tausiahnya, Mln. Dadan mengingatkan bahwa pembangunan fisik harus diiringi upaya memakmurkan masjid.
“Masjid adalah Rumah Allah sekaligus menjadi representasi wajah Islam di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan pembangunan yang amanah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua Panitia Pembangunan, Nurul Fatah Arifin, menyebut proyek tersebut merupakan hasil musyawarah warga jemaat.
Panitia mengajak seluruh anggota berpartisipasi melalui tenaga, doa, pikiran, maupun dukungan sesuai kemampuan.
Komitmen keterbukaan dalam pengelolaan pembangunan juga ditegaskan untuk menjaga kepercayaan jemaat.
Peletakan batu pertama menjadi simbol dimulainya babak baru bagi Masjid Halqah Cigunung.
Masjid diharapkan kembali menjadi pusat ibadah, pembinaan keagamaan, serta kegiatan sosial masyarakat.
Warga Jemaat Cigunung optimistis pembangunan berjalan lancar hingga selesai dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.

Tidak ada Respon