Pertemuan Hangat di Gereja Katolik, Jemaat Ahmadiyah Wonosobo Bicara Toleransi dan Budaya

Talhah Lukman ARabthah2 min
Jemaat Ahmadiyah Wonosobo yang diwakili Mln. Sajid Ahmad Sutikno bersilaturahmi ke Gereja Katolik Santo Paulus Wonosobo bersama Gusdurian Wonosobo, Dedi Kelana, Jumat (25/9/2026) malam.
A-AA+A++

Wonosobo, Warta Ahmadiyah- Jemaat Ahmadiyah Wonosobo bersilaturahmi ke Gereja Katolik Santo Paulus Wonosobo, Jumat 25 September 2026 malam.

Mubaigh Jemaat Muslim Ahmadiyah, Mln. Sajid Ahmad Sutikno hadir bersama Gusdurian Wonosobo, Dedi Kelana, dalam pertemuan tersebut.

Keduanya disambut Pastor Kepala Paroki, RP. Matheus Widyolestari, MSC atau Romo Widyo, bersama RP. Paulus Praptanda, MSC.

Baca juga: 26 Tahun Mengabdi, TPQ An-Najmulhuda Luluskan Ratusan Generasi Qurani

Pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban di aula gereja.

Dedi Kelana kemudian memperkenalkan Mln. Sajid kepada para pastor yang hadir.

Obrolan mengalir terbuka, mulai dari toleransi hingga keharmonisan antarumat beragama di Wonosobo.

Baca juga: 104 Warga Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Manislor

Mln. Sajid menyampaikan pentingnya menjaga komunikasi antarkomunitas sebagai bagian dari merawat kebersamaan.

“Silaturahmi menjadi ruang untuk terus membangun komunikasi dan kebersamaan lintas iman,” ujar Mln. Sajid dalam konteks pertemuan tersebut.

Pembicaraan kemudian berkembang pada persoalan kebudayaan dan tantangan budaya Wonosobo pada masa mendatang.

Baca juga: AMMA & JAI Manislor Edukasi Warga Kenali Gejala Awal Stroke

Romo Widyo turut menceritakan sejarah berdirinya Gereja Katolik Santo Paulus.

Writer: Sajid A SEditor: Talhah Lukman A