Amir Nasional JAI Dorong Kesiapsiagaan Jemaat Hadapi Kondisi Darurat

Munadi AhmadNasional2 min
Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, menyambut baik pelatihan yang diinisiasi Humanity First Internasional.
A-AA+A++

Bogor, Warta Ahmadiyah — Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat melalui Workshop Disaster Response yang berlangsung di Auditorium Jamiah Markaz, Kemang, Bogor, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Khalifah Islam Ahmadiyah untuk meningkatkan kesiapan Jemaat dan Humanity First menghadapi situasi darurat.

Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, menyambut baik pelatihan yang diinisiasi Humanity First Internasional tersebut. Kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan Malaysia, Filipina, Papua Nugini, Thailand dan Kamboja.

Menurutnya, kesiapsiagaan perlu mencakup berbagai kondisi darurat, baik akibat bencana alam maupun peperangan. Pembekalan ini diharapkan membantu anggota Jemaat mengantisipasi situasi yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Purwokerto Bersihkan Sungai Kalipelus, Cegah Potensi Bencana

Ia mengaitkan upaya tersebut dengan arahan Khalifah agar Jemaat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar, termasuk membantu orang-orang yang terdampak musibah.

“Huzur menekankan bahwa Jemaat ada untuk menghidupkan lingkungannya. Kita diminta oleh Huzur untuk menghapuskan air mata bagi mereka yang terkena musibah atau terkena bencana,” jelasnya.

Menurutnya, bencana dapat menimpa siapa saja, termasuk anggota Jemaat sendiri. Karena itu, kesiapan menjadi penting agar mereka dapat memberikan pertolongan dan manfaat ketika kondisi darurat terjadi.

Baca juga: Rumah Belajar JAI Cisalada Terima Kunjungan PKK Ciampea Udik

Pimpinan Nasional JAI itu berharap peserta menyerap materi dan arahan selama pelatihan, kemudian menerapkannya di daerah masing-masing. Dengan demikian, pengetahuan tentang kesiapsiagaan tidak berhenti pada peserta yang mengikuti kegiatan di Bogor.

Pengurus Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia juga merencanakan tindak lanjut untuk mendorong setiap daerah, cabang, hingga keluarga Ahmadi mempersiapkan diri menghadapi kondisi darurat. Pelatihan serupa di berbagai daerah diharapkan memperluas kesiapan dan kemampuan membantu masyarakat terdampak bencana.