Tangerang, Warta Ahmadiyah — Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia Zaki Firdaus Syahid menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem di tengah resiko bencana yang dihadapi Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam rangkaian Jalsah Salanah Banten 1 & 2 pada 18–20 September 2026 di Gondrong, Kenanga, Tangerang, Banten.
Ia mengatakan kondisi geografis Indonesia memiliki sisi yang menguntungkan sekaligus menghadirkan resiko bencana. Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, ribuan pulau, serta deretan gunung berapi dan berada di antara lempeng benua.
“Di satu sisi menimbulkan banyak keuntungan karena energi melimpah di sini, sumber kekayaan alam dan mineral melimpah di sini. Tetapi di sisi lain tentunya negara kita merupakan negara yang sangat riskan dari segi bencana alam,” tuturnya.
Baca juga: Jalsah Salanah Banten Angkat Tema Agama Menjadi Solusi
Menurutnya, kondisi tersebut membuat keseimbangan ekosistem perlu mendapat perhatian. Ia menyebut persoalan ekologi tidak hanya berkaitan dengan perubahan iklim dan pemanasan global, tetapi juga menyangkut hubungan antara pemanfaatan alam dan upaya menjaga fungsi lingkungan.
“Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia memandang bahwa tantangan ekologi yang dihadapi oleh umat manusia pada saat ini bukan hanya perubahan iklim, bukan hanya pemanasan global,” ujarnya.
Amirnas JAI juga menyoroti eksploitasi alam yang perlu diimbangi dengan upaya mengembalikan fungsi lingkungan. Menurutnya, ketidakseimbangan ekosistem dapat berhubungan dengan munculnya berbagai persoalan lingkungan dan bencana.
Baca juga: Lajnah Imaillah Riau Gelar Muawanah Gabungan dan Porda di Simpang Kanan
“Bagaimana menyeimbangkan antara eksploitasi terhadap alam yang dilakukan dengan bagaimana mengembalikan alam kepada fungsinya. Karena ketika ketidakseimbangan terjadi, maka yang terjadi adalah bencana alam,” katanya.
Ia mengaitkan perhatian terhadap lingkungan dengan peran anggota Jemaat dalam kehidupan masyarakat. Melalui Jalsah Salanah, Beliau mengajak anggota Jemaat tidak hanya memiliki kepedulian terhadap alam, tetapi juga terlibat dalam upaya menjaga dan memulihkan fungsi lingkungan.
Menjaga keseimbangan ekosistem diharapkan dapat menjaga fungsi alam serta memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini dan generasi yang akan datang. Pesan tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya menerjemahkan tema Jalsah, “Saatnya Agama Menjadi Solusi, Bukan Sekadar Seremoni.”

Tidak ada Respon