Jalsah Salanah Banten Angkat Tema Agama Menjadi Solusi

Munadi AhmadDaerah2 min
Zaki Firdaus Syahid, Amirnas JAI mengingatkan bahwa saat ini negara kita Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan dan krisis moral. Selain itu, ada tantangan dari segi geopolitik global yang juga mengganggu stabilitas ekonomi, politik, dan sebagainya.
A-AA+A++

Tangerang, Warta Ahmadiyah — Jalsah Salanah Banten 1 & 2 digelar pada 18–20 September 2026 di Gondrong, Kenanga, Tangerang, Banten. Jalsah tahun ini mengangkat tema “Saatnya Agama Menjadi Solusi, Bukan Sekadar Seremoni.”

Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia Zaki Firdaus Syahid mengatakan tema tersebut lahir dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia maupun dunia. Menurutnya, agama perlu hadir untuk memberikan kontribusi terhadap permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kita ketahui bahwa pada saat ini negara kita Indonesia tengah menghadapi berbagai tantangan dan krisis moral. Selain itu, ada tantangan dari segi geopolitik global yang juga mengganggu stabilitas ekonomi, politik, dan sebagainya,” ujarnya.

Baca juga: Lajnah Imaillah Riau Gelar Muawanah Gabungan dan Porda di Simpang Kanan

Menurut amirnas JAI, tema Jalsah menjadi pengingat bagi anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia untuk mengambil peran dalam menghadapi berbagai persoalan tersebut. Ia mendorong anggota Jemaat agar memberikan kontribusi dan hal positif bagi bangsa serta negara.

“Bagaimana kita bisa berkontribusi, bagaimana kita bisa berperan, bagaimana kita bisa memberikan sebuah hal yang positif kepada bangsa dan negara ini, yaitu bagaimana menjadikan agama menjadi solusi terhadap segala tantangan dan permasalahan yang dihadapi pada saat ini,” jelasnya.

Ia menjelaskan format tersebut memungkinkan setiap Jalsah menghadirkan muatan lokal yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah. Perwakilan Pengurus Besar juga hadir dalam pelaksanaan Jalsah di sejumlah wilayah.

Baca juga: Opening Session ITQA Indonesia Batch IX Digelar, 715 Peserta Belajar Al-Quran

Tema tersebut diharapkan dapat dipahami dan diterapkan oleh anggota Jemaat, khususnya peserta Jalsah, dalam kehidupan sehari-hari.

“Pemilihan tema ini juga diharapkan bisa lebih membumi, bisa lebih diaktualisasikan dan diimplementasikan oleh seluruh anggota Jemaat Muslim Ahmadiyah di Indonesia, khususnya para peserta Jalsah,” tutupnya.