LI Expo & Baksos 2026 Dorong UMKM & Kepedulian Sosial

Munadi AhmadLajnah Imaillah3 min
Sebanyak 174 UMKM mengikuti pameran dengan mengirimkan produk untuk ditampilkan di Baitul ‘Afiyat.
A-AA+A++

Bogor, Warta Ahmadiyah — Lajnah Imaillah Indonesia menggelar LI Expo & Baksos 2026 bertema “Dukung UMKM, Tebarkan Kepedulian!” di Baitul ‘Afiyat, Markaz Parung, Bogor, Minggu, 13 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan pameran UMKM, bazar, sembako murah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta pakaian layak pakai.

Sadr Lajnah Imaillah Indonesia, Siti Aisyah Bakrie menyebut kegiatan tersebut merupakan agenda rutin Pengurus Pusat Lajnah Imaillah yang melibatkan Lajnah Imaillah dari berbagai daerah di Indonesia. Sebanyak 174 UMKM mengikuti pameran dengan mengirimkan produk untuk ditampilkan di Baitul ‘Afiyat.

“UMKM ini diikuti oleh 174 UMKM dari seluruh penjuru tanah air. Jadi mereka mengirimkan hasil karyanya untuk kami display di sini,” ujar Sadr Lajnah Imaillah Indonesia.

Baca juga: Kongsi Baca di Yogyakarta, Anggota Jemaat Ahmadiyah Dalami Seni Meresensi Buku

Selain pameran, panitia menyediakan sekitar 350 paket sembako murah bagi masyarakat. Kegiatan juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan dokter untuk melayani masyarakat sekitar maupun anggota Jemaat. Bazar turut menampilkan produk kuliner, kosmetik, fashion, jasa, hingga kerajinan.

Transaksi produk UMKM dalam expo juga diarahkan melalui media sosial dan kanal digital Lajnah Imaillah. Menurut Sadr Lajnah Imaillah, produk yang ditampilkan menunjukkan beragam usaha yang dijalankan perempuan, mulai dari kuliner hingga kerajinan dan produk lainnya.

Amir Nasional Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, Zaki Firdaus Syahid, mengapresiasi pelaksanaan LI Expo & Baksos 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki dua tujuan, yakni mendorong perkembangan UMKM dan kewirausahaan di kalangan anggota serta menjalankan tanggung jawab sosial melalui berbagai kegiatan.

Baca juga: Hari Demokrasi Internasional, Jangan Pernah Lelah Mencintai Indonesia

“Expo ini tidak hanya untuk menampilkan atau display saja, tetapi yang lebih jauh bagaimana bisa tercipta networking, kemudian bagaimana bisa memotivasi yang lain sehingga bisa menjadi atau memulai wirausaha,” ujarnya.

Amirnas JAI juga mendorong pendataan UMKM di lingkungan Jemaat agar lebih akurat. Ia menyebut data yang disampaikan dalam kegiatan menunjukkan 174 UMKM di Lajnah Imaillah dan hampir 300 wirausahawan yang telah terdaftar secara nasional. Ia berharap kegiatan serupa dapat memperluas jaringan usaha dan mendorong lebih banyak anggota memulai wirausaha.

Sadr Lajnah Imaillah Indonesia menjelaskan kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi perempuan untuk mengembangkan kemampuan di berbagai bidang. Ia mengatakan perempuan dapat berkiprah dalam pendidikan, kesehatan, sosial, hingga perniagaan ketika memperoleh kepercayaan, pelatihan, dan kesempatan untuk mengaktualisasikan diri.