Sukabumi, Warta Ahmadiyah — Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia Daerah Jawa Barat 03 daerah Sukabumi melaksanakan Ijtima Mubayyin Baru di Sukabumi, 29–30 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti 106 peserta dari berbagai unsur Jemaat.
Peserta terdiri atas 51 Mubayyin Baru dari seluruh badan, satu tamu Pengurus Besar, dua tamu PPLI, 14 simpatisan, enam pendamping, dua Pengurus Daerah, serta 29 panitia. Kegiatan mengusung tema “Menjemput Hidayah Menjaga Nikmat” yang diambil dari QS. Ibrahim ayat 8.
Rangkaian hari pertama diawali salat Zuhur jamak Ashar dan makan siang. Pembukaan kemudian berlangsung pukul 13.00–14.00 WIB dengan pembacaan Al-Qur’an, Nazm, laporan panitia, sambutan Amirda Jabar 03 dan Sekretaris TMB PB, serta doa pembuka.
Baca juga: Jalsah Salanah Sumatera Bagian Utara Satukan Peserta di Tanjung Medan
Setelah pembukaan, peserta mengikuti materi keimanan oleh Mln. Roqib Kurniawan dan materi ibadah oleh Mln. A.Q. Rusghandi. Kedua sesi dilengkapi diskusi dan kuis yang melibatkan peserta secara langsung.
Pada malam hari, peserta mengikuti ramah tamah yang diisi perkenalan antar-Mubayyin Baru, panitia, dan mubalighin, pemutaran video selayang pandang JAI, serta tanya jawab. Kegiatan dilaksanakan terpisah untuk kaum bapak dan kaum ibu.
Hari kedua dimulai dengan salat Tahajud berjamaah, salat Subuh, Daras, dan olahraga singkat. Peserta kemudian mengikuti materi tentang pengorbanan oleh Mln. Budi Rahman serta materi tasyakur JAI oleh Mln. Nasir Ahmad Tahir Shd dan Mln. Habib Ahmad Berlin.
Baca juga: JAI Sadasari Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Ponpes Al-Mizan
Sesi kesan dan testimoni memberikan kesempatan kepada perwakilan Ansharullah, Khuddamul Ahmadiyah, dan Lajnah Imaillah untuk menyampaikan pengalaman. Salah seorang peserta MB Lajnah menyampaikan kegembiraannya karena dapat mengenal Mubayyin Baru dari daerah lain.
Ia juga berharap tersedia pendidikan yang berkelanjutan, mulai dari tingkat pra-madrasah hingga universitas. “Semoga kita semua bisa tetap istiqomah dalam mencari ilmu, menambah wawasan dan pengamalannya,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup pukul 09.15–10.00 WIB dengan pembacaan Al-Qur’an, laporan panitia, sambutan TMB PB, doa penutup, dan foto bersama. Ijtima kemudian diakhiri dengan makan bersama sebelum peserta kembali ke daerah masing-masing.

Tidak ada Respon