Dua Peneliti UIII Kunjungi Masjid Fadhli Umar, Dalami Gerakan Lingkungan JAI

Munadi AhmadDaerah2 min
Dua peneliti dari program pascasarjana Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) mengunjungi Masjid Fadhli Umar, Yogyakarta, pada 3 September 2026.
A-AA+A++

Yogyakarta, Warta Ahmadiyah — Dua peneliti dari program pascasarjana Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) mengunjungi Masjid Fadhli Umar, Yogyakarta, pada 3 September 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mendalami kontribusi Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia dalam isu pelestarian lingkungan.

Pertemuan berlangsung melalui diskusi bersama Ketua Cabang Yogyakarta dan Qaid Majlis setempat. Para peneliti menggali sejumlah inisiatif lingkungan yang dijalankan anggota Jemaat di berbagai daerah.

Salah satu pembahasan utama ialah sejarah Clean The City (CTC), gerakan bersih lingkungan yang telah dilaksanakan JAI di sejumlah wilayah Indonesia. Program tersebut menjadi salah satu bentuk kegiatan lingkungan yang dibahas dalam kunjungan akademis tersebut.

Baca juga: JAI Gunungkidul Ikuti Nobar Film Dokumenter dan Diskusi Kesehatan Mental

Dalam diskusi dijelaskan, CTC berakar dari kegiatan serupa yang dilakukan Jemaat Muslim Ahmadiyah di Inggris, khususnya London. Aksi tersebut dilakukan dengan membersihkan jalan dan fasilitas publik setelah perayaan tahun baru.

Praktik tersebut kemudian diadopsi dan disesuaikan dengan kondisi di Indonesia. Pelaksanaannya melibatkan pemuda, anggota JAI, serta jejaring komunitas di berbagai daerah.

“Clean The City bukan sekadar gerakan fisik membersihkan sampah, melainkan wujud manifestasi ajaran keagamaan yang menempatkan kebersihan dan kepedulian lingkungan sebagai bagian integral dari iman,” ungkap Sugiyarno, Ketua Cabang Yogyakarta.

Baca juga: Dari Rumah, 15 Keluarga Tumbuhkan Budaya Literasi di Kuningan

Selain CTC, diskusi juga membahas gerakan penanaman 100.000 pohon sebagai bagian dari tasyakur menyambut satu abad JAI di Indonesia. Program tersebut diarahkan untuk mendukung mitigasi perubahan iklim, perbaikan ekosistem lokal, dan penyerapan emisi karbon.

Para peneliti mengapresiasi keterbukaan pengurus Masjid Fadhli Umar serta melihat CTC sebagai ruang kolaborasi lintas iman. Kunjungan tersebut diharapkan turut memperkaya studi akademik mengenai peran agama inklusif dalam upaya keberlanjutan lingkungan di Indonesia.

Writer: Irfan S ArdiatamaEditor: Munadi Ahmad