Gunungkidul, Warta Ahmadiyah — Jemaat Ahmadiyah Indonesia Gunungkidul menghadiri nonton bareng film dokumenter Jalan Pulih dan diskusi mengenai kesehatan mental masyarakat di Kedai Kopi 69, Wonosari, Gunungkidul, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan bertema “Jalan Pulih, Jalan Bersama” tersebut diselenggarakan Yakkum Jogja bersama Imaji, lembaga yang memiliki perhatian terhadap isu kesehatan mental di Gunungkidul, serta bekerja sama dengan pemilik Kedai Kopi 69, Wahyu.
Sekitar 25 peserta dari berbagai latar belakang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas pelajar, mahasiswa, masyarakat umum, penyandang disabilitas, serta perwakilan organisasi keagamaan.
Baca juga: Dari Rumah, 15 Keluarga Tumbuhkan Budaya Literasi di Kuningan
Setelah menyaksikan film dokumenter, peserta berdiskusi mengenai pentingnya membangun lingkungan yang aman dan suportif bagi masyarakat. Ruang bersama seperti ini menjadi tempat bertukar pengalaman dan pandangan dari berbagai kelompok.
JAI Gunungkidul diwakili Mubaligh Mln. Abadi Susman, Sekretaris Tabligh Cabang Mujono, serta dua Daiyyah, Katmi dan Anna. JAI juga mengajak Angga, simpatisan JAI Gunungkidul yang merupakan lulusan S2 Psikologi.
Dalam diskusi, Mln. Abadi Susman menyampaikan pandangan berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an. Menurutnya, spiritualitas dapat menjadi salah satu unsur yang berperan dalam menjaga kesehatan mental, bersama kepedulian dan dukungan antarsesama.
Baca juga: Jalsah Salanah Sumatera Bagian Utara di Tanjung Medan Dihadiri 1.065 Peserta
Keikutsertaan JAI Gunungkidul juga menjadi kesempatan memperluas silaturahmi dengan peserta dan lembaga yang hadir. Dari pertemuan tersebut, JAI memperoleh sejumlah kontak baru dari berbagai latar belakang.
Pertemuan ini sekaligus membuka peluang untuk membangun kerja sama dengan berbagai pihak dalam kegiatan sosial dan edukasi di Gunungkidul pada masa mendatang.

Tidak ada Respon