Tasikmalaya, Warta Ahmadiyah — Sebanyak 13 pemuda dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tasikmalaya mengunjungi Peace Center Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Tasikmalaya, Jalan Nagarawangi, Selasa (11/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari silaturahmi dan dialog antara PMII dan JAI Tasikmalaya terkait kehidupan sosial di masyarakat.
Hubungan kedua pihak telah berlangsung dalam beberapa kesempatan dan terus dijaga melalui komunikasi lintas generasi serta kepengurusan.
Dalam pertemuan itu, peserta berdiskusi mengenai sejumlah persoalan sosial dan kehidupan bermasyarakat. Dialog berlangsung melalui sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman.
Pertemuan turut dihadiri Mubaligh Daerah JAI Jawa Barat 7, Ketua JAI Tasikmalaya, Sekretaris Umum, serta Asisten Umum JAI Tasikmalaya.
Sejumlah peserta PMII menanyakan stigma yang berkembang terhadap JAI serta langkah yang dilakukan organisasi tersebut dalam merespons pandangan tersebut.
Pembahasan juga mencakup aktivitas kemanusiaan dan kegiatan sosial yang dilakukan JAI di tengah masyarakat sebagai bagian dari respons terhadap persoalan sosial.
Selain itu, peserta membahas persamaan dan perbedaan JAI dengan organisasi kemasyarakatan lainnya. Mubaligh Jabar 7 turut memberikan penjelasan atas sejumlah pertanyaan peserta.
Dialog berlangsung dua arah dalam suasana informal. Peserta menyampaikan pertanyaan dan tanggapan secara langsung selama pertemuan.
Pertemuan berlanjut hingga malam sebelum ditutup dengan sesi foto bersama. Kedua pihak membuka kemungkinan untuk melanjutkan silaturahmi pada kesempatan berikutnya.
Kunjungan PMII tersebut menjadi ruang perjumpaan langsung untuk membahas berbagai pandangan mengenai JAI dan kehidupan bermasyarakat melalui komunikasi terbuka.**

Tidak ada Respon