Evangelis Advent Terkesan Koleksi Alkitab di Perpustakaan Mubaligh Jemaat Ahmadiyah Sulsel

Talhah Lukman ARabthah2 min
Dua evangelis Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), Paul Bennets dan David Jevtovic, terkesan saat mengunjungi perpustakaan mini Mubalig Daerah Sulawesi Selatan 01 di Peace Centre, Makassar.
A-AA+A++

Makassar, Warta Ahmadiyah- Dua evangelis Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK), Paul Bennets dan David Jevtovic, terkesan saat mengunjungi perpustakaan mini Mubaligh Daerah Jemaat Sulawesi Selatan di Peace Centre, Makassar.

Kunjungan tersebut berlangsung setelah keduanya mengikuti Kajian Buku Ansarullah Makassar dan Gowa, Rabu 19 Agustus 2026malam.

Awalnya, Paul dan David tidak berencana mengunjungi ruangan tersebut karena kegiatan telah berlangsung hingga malam.

Baca juga: Humanity First Indonesia Terus Kirim Bantuan ke NTT, Kebutuhan Pokok jadi Prioritas

Namun, keduanya tertarik setelah mengetahui lokasinya berada di samping mihrab masjid.

Di dalam ruangan, mereka melihat beragam koleksi Alkitab yang tersedia dalam sejumlah bahasa dan versi.

Koleksi tersebut mencakup teks berbahasa Ibrani, Yunani, Arab, Mandarin, Urdu, Inggris, hingga berbagai terjemahan bahasa Indonesia dan bahasa daerah.

Paul kemudian mencoba membaca teks Ibrani dari Kitab Kejadian pasal pertama ayat pertama yang terdapat dalam salah satu koleksi.

Baca juga: Humanity First Indonesia Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Mubaligh Daerah Jemaat Ahmadiyah Sulawesi Selatan, Mln. Rakeeman R.A.M. Jumaan membacakan sekaligus menerjemahkan teks tersebut di hadapan para tamu.

Penerjemah sekaligus anggota GMAHK Sunu Makassar, Anggyta Meliala, juga tertarik mempelajari manuskrip dan sejarah perubahan teks Alkitab.

Sebelumnya, kegiatan kajian membahas peran pemimpin rohani dalam menjaga toleransi, moderasi beragama, dan harmoni sosial.

Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Pagentan Gelar Aksi Bersih-Bersih Kawasan Sekitar GOR

Materi tersebut antara lain mengulas kitab Paigham-e-Sulah karya Hadhrat Masih Mau’ud a.s. yang berkaitan dengan toleransi dan rekonsiliasi.

Dalam kegiatan yang sama, Paul menyampaikan materi mengenai kesehatan fisik dan kaitannya dengan ajaran Alkitab.

Writer: RakeemanEditor: Talhah Lukman A