Bandar Lampung, Warta Ahmadiyah- Perjumpaan lintas agama berlangsung di Vihara Suvanna Dipa, Bandar Lampung, Jumat 21 Agustus 2026 malam.
Mubaligh Jemaat Muslim Ahmadiyah Lampung, Mln. Zafar Ahmad Khudori berkesempatan berdialog dengan Bhante Candakaro dari Malang dalam suasana penuh keakraban.
Pertemuan tersebut bermula dari pesan Romo Thomas Kresnadhani kepada mubaligh pada Jumat pagi.
Baca juga: Festival Jagat Hadirkan Fun Games dan Kelas Belajar Ekologi di Pesantren Seblak Jombang
Ia mengundang untuk mampir ke vihara karena saat itu Bhante Candakaro sedang berada di Bandar Lampung.
Dalam percakapan awal, Romo Thomas menjelaskan makna Pelimpahan Jasa atau pattidana.
Dalam tradisi Buddha, praktik tersebut berkaitan dengan berbagi buah kebajikan kepada kerabat, orang tua, maupun leluhur yang telah meninggal.
Baca juga: Anggota Jemaat Ahmadiyah Cisalada dan Warga Meriahkan Peringatan HUT RI
Tujuan praktik itu antara lain agar para mendiang turut berbahagia, terbebas dari penderitaan, serta memperoleh kelahiran di alam yang lebih baik.
Pembicaraan kemudian berkembang pada berbagai hal terkait kehidupan beragama.
Keduanya bertukar pandangan mengenai Islam, syariat, budaya, serta pengalaman dalam menjalankan tugas keagamaan.
Baca juga: Jemaat Ahmadiyah Lampung Jalin Pertemanan dengan Tokoh Hindu di Lamsel
Mubaligh Jemaat Ahmadiyah Lampung, Mln. Zafar Ahmad Khudor juga berbagi pengalaman dalam membangun perjumpaan dengan komunitas Buddhis.
Pengalaman tersebut telah berlangsung sejak 1996, mulai dari Manado, Jawa Tengah, hingga Lampung.
Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh penghormatan.
Dialog tersebut menjadi ruang untuk saling mengenal tradisi, pengalaman, serta nilai-nilai yang berkembang dalam kehidupan keagamaan masing-masing.

Tidak ada Respon