Sulawesi Selatan, Warta Ahmadiyah — Ijtima Ansharullah Daerah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah 2026 berlangsung di Salat Centre Busthan-e-Ahmad, Kampung Bilayya, Desa Pallantikang, Kabupaten Gowa, Minggu (16/8/2026).
Ijtima tahun ini mengusung tema “Kerendahan Hati Menuju Kemerdekaan Sejati” yang dijabarkan melalui lima aspek ketahanan, yakni iman, mental, keluarga, persatuan dan pengabdian, serta kemandirian dan Ahmadi Peduli.
Kegiatan Ijtima diawali dengan olahraga bersama dengan instruktur Ketua JAI Makassar, Frywanto Beny. Kegiatan dilanjutkan dengan olahraga bulu tangkis.
Sesaat sebelumnya, peserta melaksanakan salat tahajud berjemaah yang diimami Mln. Ibnu Umar Mappasallang, Mubalig JAI Jeneponto dan Takalar.
Salat Subuh dan dars Al-Qur’an dengan materi tajwid dipimpin Mln. Abdul Haq Kartono, Mubaligh JAI Bone.
Rangkaian kegiatan malam diisi dengan lomba Ranking 1 serta pertemuan Utusan PPMA atau Qaid TMB dengan pengurus Ansarullah se-Wilayah Sulselbarteng.
Pada waktu yang sama, Mubaligh Daerah Sulawesi Selatan 01 bersama Korps Mubaligin dan pengurus menerima kunjungan delapan perwakilan Gereja Advent Makassar dan LAPAR Makassar.
Agenda hari terakhir meliputi sosialisasi ekoteologi, diskusi Shana’at-o-Tijarat, dan penyampaian pengalaman peserta dalam kegiatan tablig Ansarullah.
Materi Shana’at-o-Tijarat membahas prospek bisnis dan kesejahteraan anggota, sedangkan sesi pengalaman peserta membahas kegiatan tablig yang telah berjalan maupun masih dikembangkan.
Penutupan berlangsung pukul 11.30 WITA setelah pembagian hadiah dan penyampaian kesan peserta serta utusan PPMA.
Acara ditutup dengan laporan panitia oleh Nazim Wilayah Ansarullah Sulselbarteng Achmad Syams, penyampaian pesan Sadr, dan doa penutup yang dipimpin Mln. Rakeeman R.A.M. Jumaan.**

Tidak ada Respon