Anggota Jemaat Ahmadiyah Perkuat Jejaring Lintas Iman Lewat Learning and Development Festival di Yogyakarta

RedaksiRabthah2 min
Semangat membangun dialog dan kolaborasi lintas iman kembali diwujudkan melalui kehadiran anggota Jemaat Ahmadiyah Indonesia dalam Learning and Development Festival 2026 yang diselenggarakan SUDARA (Sumber Daya Rasuli) Yogyakarta di Auditorium Basement 2 Kampus Atma Jaya, Babarsari, Sleman,
A-AA+A++

Yogyakarta, Warta Ahmadiyah- Semangat membangun dialog dan kolaborasi lintas iman kembali diwujudkan melalui kehadiran anggota Jemaat Ahmadiyah Indonesia dalam Learning and Development Festival 2026.

Dialog ini diselenggarakan Sumber Daya Rasuli Yogyakarta.

Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Basement 2 Kampus Atma Jaya, Babarsari, Sleman, pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Baca juga: Lajnah Imaillah Karawang Pererat Silaturahmi dengan Warga Lewat Masak Bersama

Dalam kesempatan itu, Luthfiyah, anggota Jemaat Ahmadiyah yang aktif di Srikandi Lintas Iman, hadir sebagai perwakilan bersama Nana dan Elvi.

Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya mempererat persaudaraan, memperluas jejaring, serta membangun ruang belajar bersama dengan berbagai komunitas lintas agama.

Festival tahun ini mengusung tema Human Capital Management: Praktik SDM Terbaik Organisasi di Indonesia.

Baca juga: Anggota Jemaat Ahmadiyah Ikuti Diskusi Pluralisme di Yogyakarta

Acara menghadirkan akademisi, praktisi sumber daya manusia, serta pelaku industri yang berbagi pengalaman dan gagasan mengenai pengelolaan organisasi.

Beragam materi yang dibahas meliputi pembangunan karakter organisasi, praktik terbaik dalam pengelolaan sumber daya manusia, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) yang tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.

Bagi Luthfiyah, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pengembangan sumber daya manusia.

Baca juga: Pengurus DPD JAI Tasikmalaya Hadiri Konferancab IV PAC GP Ansor Cihideung, Perkuat Silaturahmi

Terlebih yang berlandaskan integritas, kolaborasi, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Luthfiyah juga menilai forum tersebut menjadi sarana untuk memperluas jejaring sekaligus memperkenalkan nilai-nilai Islam yang damai melalui interaksi yang hangat dan saling menghormati.

“Materi yang disampaikan para narasumber tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga memberikan inspirasi,” ujar Luthfiyah.

Selain itu, kegiatan dalam dialog dan kolaborasi lintas iman ini sendiri menjadi ajang silaturahmi dengan peserta dari beragam latar belakang.

Jejaring yang terbangun diharapkan dapat menjadi fondasi kolaborasi dalam berbagai kegiatan positif di masa mendatang, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan saling menghormati di tengah keberagaman. *

Writer: Rakhmat Fithri AdiEditor: Talhah Lukman A